BSY7GfrlBSA9BSAiGSOpTfdp
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Hidayatullah Jakarta Sampaikan Dukacita dan Doakan Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur


Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jakarta, Ust. Suhardi, S.Th.I., M.Pd., menyampaikanj rasa duka yang mendalam seraya mendoakan keselamatan bagi korban kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026. Insiden tersebut berdampak signifikan pada kelancaran arus mobilisasi masyarakat di wilayah aglomerasi penyangga ibu kota. 

"Semoga yang menjadi korban meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah subhanahu wa taala. Allahumfirlahum warhamhum waafi wafhum," doanya yang dikirimkan dari markas Rumah Qur'an Jayakarta,  Jl. Poltangan III No.3A 3, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026). Pihaknya juga menaruh perhatian besar pada proses pemulihan korban luka melalui permohonan kesembuhan.

Dia menjelaskan, keselamatan dalam ekosistem transportasi yang terintegrasi secara kompleks sangat bergantung pada korelasi antara kedisiplinan individu dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Ketertiban publik bukan hanya produk dari pengawasan otoritas, melainkan hasil dari kesadaran setiap warga dalam memitigasi risiko. 

Oleh karena itu, jelasnya, kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas harus dipandang sebagai sebuah tanggung jawab sipil yang berdimensi etis demi menjaga nyawa sesama pengguna ruang publik. Suhardi memberi penekanan khusus pada pentingnya kewaspadaan setiap individu dalam beraktivitas. 

"Dan kita yang menyaksikan peristiwa tersebut diberi kita ke kemampuan untuk lebih berhati-hati lagi dalam berlalu lintas mentaati aturan-aturan yang telah diatur," katanya. 

Dia melihat, setiap peristiwa kecelakaan harus dijadikan momentum evaluasi untuk mengambil hikmah dalam rangka penguatan infrastruktur dan sistem operasional. Perbaikan berkelanjutan pada manajemen risiko transportasi di wilayah aglomerasi merupakan kebutuhan mendesak bagi otoritas terkait. 

Hal itu mencakup sinkronisasi koordinasi dan peningkatan standar keselamatan yang lebih ketat guna memberikan perlindungan maksimal bagi jutaan warga yang bergantung pada layanan transportasi publik setiap harinya. Suhardi menekankan bahwa tanggung jawab perbaikan berada pada pundak seluruh elemen kepemimpinan masyarakat. 

"Kemudian kita sebagai pengelola mendapatkan hikmah pelajaran agar kita lebih baik lagi dalam menyiapkan, mengelola transportasi kita di negeri ini. Semoga kita semua selalu dalam bimbingan dan kasih sayang Allah Subhanahu wa taala," katanya.

D.S. DARWIN

Type above and press Enter to search.